AdvetorialPemerintahSumsel

DP3A Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Monitoring dan Harmonisasi Penyusunan Profil Gender dan Anak di OKI

×

DP3A Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Monitoring dan Harmonisasi Penyusunan Profil Gender dan Anak di OKI

Sebarkan artikel ini

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sumsel melalui Bidang Data Informasi Gender dan Anak melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas PPPA Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam rangka monitoring dan harmonisasi penyusunan Buku Profil Gender dan Anak, serta penguatan penyajian data kekerasan melalui Aplikasi Simfoni.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Data dan Informasi Gender dan Anak, Yulia Rhamadini, S.Kom., M.Si., beserta tim. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DPPPA Kabupaten OKI, Apriantina, SE, bersama jajaran staf.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam terkait mekanisme pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data gender dan anak. Berdasarkan hasil diskusi, diketahui bahwa data terkait gender dan anak di lingkungan DPPPA Kabupaten OKI saat ini masih tersebar di masing-masing bidang, disajikan dalam bentuk tabel, dan dihimpun melalui laporan kegiatan rutin.

Muhammad Zaki Aslam, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan
Muhammad Zaki Aslam, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan

Terpisah, Kepala DP3A Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Zaki Aslam, S.IP., M.Si menegaskan pentingnya integrasi dan standarisasi data agar penyusunan Buku Profil Gender dan Anak dapat dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.

Menurutnya, buku profil tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen strategis dalam perencanaan kebijakan berbasis data.

“Data yang terpilah dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender dan ramah anak. Melalui harmonisasi ini, kita mendorong agar setiap kabupaten/kota memiliki profil yang komprehensif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya optimalisasi pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui Aplikasi Simfoni sebagai sistem informasi yang terintegrasi secara nasional. Penguatan kapasitas pengelolaan data di tingkat kabupaten diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaporan serta akurasi data kasus.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Tim Bidang Data Informasi Gender dan Anak DP3A Provinsi Sumatera Selatan menyerahkan Buku Profil Gender dan Buku Profil Anak Tahun 2025 kepada DPPPA Kabupaten OKI.

Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dan pedoman teknis dalam proses penyusunan buku profil di tingkat kabupaten.

Kegiatan monitoring dan harmonisasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DP3A Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat sistem data dan informasi gender dan anak di seluruh kabupaten/kota, guna mewujudkan kebijakan pembangunan yang inklusif, berbasis bukti, dan berorientasi pada perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak. (Adv).