JURNAL10, PALEMBANG – Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya secara resmi memimpin kegiatan Laporan Kesiapan Pemeriksaan dan Pengujian Penerimaan Calon Taruna (Catar) Akademi TNI TA. 2026 Tingkat Panitia Seleksi Integratif Daerah (Panselinda) Palembang. Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Puskodalopsdam II/Sriwijaya, Senin (06/04/2026).
Hadir mendampingi Pangdam II/Swj dalam kegiatan tersebut antara lain Irdam II/Swj, Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution (Ketua Tim Pengawas), Danlanal Palembang, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, M.Tr. Opsla., Danlanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, S.Sos., MS. (Wakil Ketua) Serta jajaran pejabat utama dari matra Darat, Laut, dan Udara yang tergabung dalam kepanitiaan Panselinda Palembang.
Sebagai Informasi awal, untuk alokasi Pendidikan Pertama (Dikma) Taruna Akademi TNI TA. 2026 secara nasional berjumlah 1.250 orang, dengan rincian TNI Angkatan Darat 700 orang, TNI Angkatan Laut 350 orang dan TNI Angkatan Udara 200 orang untuk wilayah Panselinda Palembang, animo pendaftar menunjukkan angka yang signifikan saat ini sampai dengan tanggal 5 April 2026, tercatat sebanyak 1.076 orang telah melakukan pendaftaran secara online, dengan rincian 611 orang di antaranya telah menyelesaikan proses validasi atau daftar ulang.
Adapun Rangkaian Tahapan Seleksi, Pangdam II/Swj menegaskan bahwa seluruh calon taruna akan melewati serangkaian pengujian ketat yang dimulai sejak April hingga Juni 2026, antara lain meliputi pada tanggal 11 – 27 April Pemeriksaan Administrasi dan Siber (Ajendam II/Swj), 28 – 30 April Tes Kompetensi Dasar (TKD) Online di BKN Kanreg VII Palembang, 5 – 11 Mei Pemeriksaan Kesehatan Tahap I (Kesdam II/Swj), 15 – 22 Mei Uji Kesamaptaan Jasmani & Renang (Jasdam II/Swj), 26 Mei – 2 Juni Pemeriksaan Mental Ideologi (Ajendam II/Swj), 5 – 12 Juni Pemeriksaan Psikologi CAT (Ajendam II/Swj), 17 – 24 Juni Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Kesdam II/Swj), 29/30 Juni Sidang Pantukhirda (Gedung Sudirman Makodam II/Swj).
Adapun dalam amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya menekankan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi strategis bagi pertahanan negara, Saya berharap kepada seluruh panitia agar menjalankan tugas ini secara profesional, objektif, dan cermat. Semakin selektif kita dalam memilih, maka semakin signifikan pula kita dalam membangun kekuatan TNI melalui kualitas SDM yang unggul dan berintegritas.
Pangdam juga menjamin bahwa seluruh tahapan akan dilaksanakan secara transparan, akuntabel serta objektif demi menjaring generasi muda puta-putri terbaik yang memiliki potensi besar sebagai calon perwira yang berkualitas serta Pemimpin TNI di masa depan. (DNL).













