Pemerintah

Sekda Sumsel Edward Candra Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi 2026 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

×

Sekda Sumsel Edward Candra Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi 2026 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Sebarkan artikel ini

JURNAL10, PALEMBANG — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui Sumsel Command Center, Senin (6/4/2026).

Rakornas yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, serta menghadirkan arahan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Dalam arahannya, Tito Karnavian memaparkan kondisi inflasi nasional terkini sebagai acuan bagi seluruh kepala daerah. Inflasi bulanan (month-to-month) pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,41 persen dibandingkan Februari 2026. Angka ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year) pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen dibandingkan Maret 2025. Angka tersebut terpantau lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemerintah pusat juga menekankan agar pemerintah daerah mewaspadai sejumlah sektor utama penyumbang inflasi tertinggi pada Maret 2026, yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor transportasi.

Selain membahas pengendalian inflasi, Rakornas ini turut mengevaluasi dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Program strategis nasional tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terutama dalam penyediaan lahan, kemudahan perizinan, serta sinkronisasi data penerima manfaat.

Melalui Rakornas ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sumsel. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya memastikan program pembangunan hunian rakyat dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat. (DNL).