JURNAL10.COM, PALEMBANG – SMK Negeri Sumatera Selatan menggelar kegiatan pra kelulusan bagi siswa kelas XII dan XIII tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Mengusung tema “Lulus dengan Prestasi, Peluang Kerja Menanti”, kegiatan ini diikuti oleh 342 siswa. Pra kelulusan menjadi momentum evaluasi sekaligus pembekalan akhir sebelum siswa resmi dinyatakan lulus.
Kasi Kurikulum Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Likwanyu, menjelaskan bahwa kegiatan pra kelulusan merupakan tahapan penting sebelum pengumuman kelulusan resmi.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 342 siswa yang akan lulus. Dari jumlah tersebut, sekitar 93 persen memilih langsung bekerja, sementara 7 persen melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari 7 persen siswa yang melanjutkan pendidikan, sebanyak 25 orang telah diterima di perguruan tinggi negeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara sebagian lainnya masih dalam proses seleksi.
Menurut Likwanyu, tingginya minat siswa untuk langsung bekerja menjadi indikator bahwa SMK Negeri Sumatera Selatan telah berhasil mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia industri.
“Ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan sudah mengarah pada kebutuhan dunia kerja. Bahkan, SMK Sumsel telah menerapkan sistem pembelajaran dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh siswa 100 persen telah dibekali sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1. Sertifikasi tersebut menjadi bukti kemampuan siswa yang diakui secara profesional.
“Sertifikat kompetensi ini tidak mudah didapatkan. Siswa harus benar-benar kompeten. Masa berlaku sertifikat hanya tiga tahun, setelah itu harus diperbarui melalui LSP tingkat berikutnya, seperti LSP P2 dan LSP P3,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, Drs. H. Zulkarnain, M.T., menyampaikan bahwa sejumlah lulusan bahkan telah diterima langsung di dunia kerja, terutama di tempat mereka melaksanakan praktik kerja lapangan (magang).
“Di PLN saja ada sekitar 46 siswa yang sudah diterima, kemudian di sektor perhotelan ada lima orang. Untuk jurusan lain masih dalam pendataan, namun sebagian besar sudah mendapatkan tawaran kerja,” ujarnya.
Selain itu, beberapa perusahaan juga memberikan peluang beasiswa kepada siswa yang ingin melanjutkan pendidikan, meskipun sebelumnya belum lolos seleksi perguruan tinggi.
“Ini menjadi peluang besar bagi siswa. Ada yang memilih langsung bekerja, ada juga yang tetap ingin kuliah. Bahkan, ada perusahaan yang siap membiayai pendidikan mereka,” jelas Zulkarnain.
Untuk jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), tercatat 44 siswa mendaftar, dan 25 di antaranya berhasil diterima di perguruan tinggi negeri.
Zulkarnain berharap seluruh siswa dapat lulus 100 persen dan meraih masa depan sesuai harapan masing-masing. Ia juga terus mendorong para siswa untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan kompetensi.
“Prestasi mungkin belum maksimal di sekolah, tetapi teruslah mencari dan mengembangkan kemampuan di luar. Dunia kerja sudah menanti, namun persaingan juga sangat ketat,” pesannya.
Ia juga mengajak para kepala sekolah SMP di Kota Palembang untuk mendorong siswa melanjutkan pendidikan ke SMK Negeri Sumatera Selatan yang dinilai mampu mencetak lulusan unggul dan siap kerja.
Di akhir kegiatan, Likwanyu turut menyampaikan pesan kepada para siswa agar senantiasa berbakti kepada orang tua dan menghormati guru.
“Mintalah doa restu orang tua dan guru, kemudian berjuanglah dengan ilmu yang sudah didapatkan. Jadilah generasi yang mampu bersaing dan menjadi pemimpin di masa depan,” tutupnya. (DNL)













