BeritaPalembangPendidikan

Antusiasme Pendaftar Meningkat, 475 Siswa Baru SMPN 1 Palembang Rampungkan MPLS Berbasis Karakter dan Sekolah Ramah Anak

×

Antusiasme Pendaftar Meningkat, 475 Siswa Baru SMPN 1 Palembang Rampungkan MPLS Berbasis Karakter dan Sekolah Ramah Anak

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, Jurnal10.com  – Sebanyak 475 peserta didik baru SMP Negeri 1 Palembang resmi menuntaskan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, sekaligus menanamkan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Pelaksanaan MPLS tahun ini berlangsung secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Seluruh peserta yang terbagi dalam 11 rombongan belajar mengikuti berbagai materi penguatan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, hingga pengenalan budaya sekolah sebagai bekal memasuki proses pembelajaran.

Kepala SMP Negeri 1 Palembang, H. Taufik Hidayat, S.Pd., S.H., M.Pd., mengatakan tingginya antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMPN 1 Palembang menjadi salah satu fenomena yang mewarnai pelaksanaan tahun ajaran baru kali ini. Jumlah peserta didik yang diterima meningkat sehingga setiap rombongan belajar berisi sekitar 43 hingga 44 siswa, lebih banyak dibanding kapasitas ideal yang berkisar 32 siswa.

Menurutnya, peningkatan jumlah siswa tersebut turut menghadirkan tantangan tersendiri, terutama pada ketersediaan sarana belajar berupa meja dan kursi. Beberapa fasilitas yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat faktor cuaca membuat sekolah harus bergerak cepat agar kebutuhan peserta didik tetap terpenuhi sejak hari pertama masuk sekolah.

“Minat masyarakat terhadap SMP Negeri 1 Palembang tahun ini sangat tinggi. Karena itu jumlah siswa di setiap kelas bertambah. Kami langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama beberapa sekolah yang bersedia membantu peminjaman meja dan kursi. Sementara itu, kami juga mengoptimalkan seluruh fasilitas yang ada di lingkungan sekolah agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah berkomitmen memastikan tidak ada peserta didik yang kehilangan hak memperoleh fasilitas belajar hanya karena meningkatnya jumlah penerimaan siswa pada tahun ini.

Selama pelaksanaan MPLS, para peserta didik memperoleh berbagai materi yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter positif sejak dini. Setiap pagi kegiatan diawali dengan program Pagi Ceria melalui Senam Anak Indonesia Hebat yang bertujuan membangun semangat, kedisiplinan, serta pola hidup sehat.

Materi utama kemudian difokuskan pada implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pembiasaan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun), penguatan disiplin, tata tertib sekolah, hingga wawasan kebangsaan dan cinta tanah air yang menghadirkan narasumber dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Selain itu, sekolah juga menghadirkan berbagai instansi sebagai mitra edukasi. Kepolisian memberikan penyuluhan mengenai pencegahan perundungan (bullying), etika bermedia sosial, serta bahaya judi online yang kini menjadi perhatian serius di kalangan pelajar. Sementara tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta membangun gaya hidup sehat sejak usia sekolah.

Tak hanya menerima materi di dalam kelas, peserta didik juga diajak mengenal kehidupan sekolah melalui demonstrasi berbagai kegiatan ekstrakurikuler, penampilan bakat siswa baru, permainan edukatif, pengenalan kurikulum, hingga kegiatan luar ruang bertajuk Jejak Rimba yang dirancang untuk memperkuat kerja sama, kepemimpinan, serta rasa percaya diri para siswa.

Suasana penutupan MPLS berlangsung meriah dengan berbagai penampilan peserta didik, evaluasi kegiatan, serta ice breaking yang dipandu pengurus OSIS. Kegiatan tersebut menjadi simbol berakhirnya masa orientasi sekaligus awal perjalanan para siswa sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Palembang.

H. Taufik berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama MPLS mampu menjadi fondasi bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan sekolah selama tiga tahun ke depan.

“Melalui MPLS ini kami ingin memastikan setiap anak mampu mengenali lingkungan sekolahnya, memahami budaya belajar yang positif, menghargai sesama, serta memiliki karakter yang kuat. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk pribadi yang berintegritas, disiplin, peduli, dan berprestasi. Dengan bekal tersebut kami optimistis proses pembelajaran di tahun ajaran baru dapat berlangsung lebih kondusif, aman, serta menghasilkan generasi yang unggul baik dari sisi akademik maupun karakter,” tutupnya.