Palembang, Jurnal10.com- Andie Dinialdie resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumsel. Terpilih secara aklamasi, Andie langsung menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa sebagai langkah awal membangun kekuatan partai menghadapi Pemilu 2029.
Menurut Andie, hasil Musda XI bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan organisasi secara menyeluruh agar Golkar Sumsel semakin solid, modern, dan mampu menjawab tantangan politik ke depan.
“Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah konsolidasi organisasi. Kami akan segera menyusun kepengurusan DPD yang lebih modern, terbuka, dan memberikan ruang yang lebih luas kepada kader-kader muda untuk berkontribusi dalam membesarkan Partai Golkar,” ujar Andie usai terpilih, Minggu (2/8/2026).
Ketua DPRD Sumsel itu menilai kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat provinsi, tetapi juga oleh soliditas struktur hingga ke tingkat desa. Karena itu, konsolidasi akan dilakukan secara menyeluruh ke seluruh DPD kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa agar seluruh mesin partai bergerak dalam satu irama.
Selain memperkuat struktur organisasi, Andie juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader. Menurutnya, kader yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan kemampuan komunikasi politik yang baik akan menjadi modal utama Golkar dalam memenangkan kepercayaan masyarakat.
“Kami ingin membangun organisasi yang kuat sekaligus mencetak kader-kader berkualitas. Penguatan SDM menjadi prioritas karena itu merupakan investasi jangka panjang bagi Partai Golkar,” katanya.
Andie mengungkapkan, Ketua Umum Partai Golkar memberikan arahan kepada seluruh jajaran partai untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Target tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kepengurusan baru DPD Golkar Sumsel.
Saat ini Partai Golkar memiliki 12 kursi di DPRD Provinsi Sumatera Selatan, tiga kursi di DPR RI dari daerah pemilihan Sumsel, serta 85 kursi di DPRD kabupaten dan kota. Menurut Andie, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui kerja organisasi yang lebih terstruktur dan konsolidasi yang berkesinambungan.
“Kami ingin meningkatkan jumlah kursi di semua tingkatan. Untuk mencapai target itu, seluruh struktur partai harus bergerak bersama, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa. Konsolidasi menjadi kunci utama,” tegasnya.
Ia optimistis target penambahan kursi legislatif dapat diwujudkan apabila seluruh kader tetap menjaga soliditas, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, dan terus menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan rakyat.
Melalui kepengurusan baru hasil Musda XI, DPD Partai Golkar Sumatera Selatan menargetkan penguatan struktur organisasi, peningkatan kapasitas kader, regenerasi kepemimpinan, serta konsolidasi internal yang berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkokoh posisi Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Sumatera Selatan sekaligus menjadi modal menghadapi seluruh agenda politik pada masa mendatang.





