Sumsel

Aplikasi SIGUNTANG Diluncurkan, Gubernur Herman Deru Targetkan Peningkatan PAD dari Pajak Kendaraan

×

Aplikasi SIGUNTANG Diluncurkan, Gubernur Herman Deru Targetkan Peningkatan PAD dari Pajak Kendaraan

Sebarkan artikel ini

JURNAL10, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, meluncurkan Sistem Informasi Penagihan untuk Pajak Kendaraan Bermotor Terintegrasi (SIGUNTANG) sebagai upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan pendapatan daerah, Selasa (7/4/2026), di Hotel Excelton Palembang.

Peluncuran dilakukan dalam rangkaian kegiatan Capacity Building dan Coaching Clinic Pengisian Evaluasi Kinerja TP2DD se-Sumatera Selatan Tahun 2026.

Herman Deru mengungkapkan, dari sekitar 4 juta unit kendaraan yang ada di Sumatera Selatan—yang mayoritas merupakan sepeda motor—tingkat kepatuhan pembayaran pajak masih berada di kisaran 40 persen. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, SIGUNTANG menjadi salah satu solusi berbasis digital yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penagihan pajak sekaligus memperkuat basis data kendaraan bermotor.

“Ini bukan sekadar untuk meraih penghargaan, tetapi bagaimana meningkatkan kepatuhan masyarakat dan berdampak langsung pada pendapatan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem penagihan pajak telah berkembang dari metode razia di era 1990-an, pemberitahuan melalui pos, hingga kini berbasis digital yang lebih modern dan humanis. Dalam implementasinya, pendekatan yang tepat, termasuk “tekanan psikologis” yang positif, dinilai penting untuk mendorong kedisiplinan wajib pajak.

Gubernur juga menekankan bahwa modernisasi sistem harus diiringi peningkatan kualitas pelayanan. Ia meminta seluruh petugas meningkatkan kompetensi, memahami hak dan kewajiban, serta aktif mengikuti coaching clinic.

Selain itu, validitas data menjadi faktor penting dalam penerapan kebijakan reward dan punishment bagi wajib pajak. Herman Deru menegaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor merupakan salah satu sektor andalan pendapatan daerah yang membutuhkan sinergi seluruh pihak.

Kepala Bapenda Sumatera Selatan, Achmad Rizwan, dalam laporannya menyebutkan bahwa Pemprov Sumsel telah meraih sejumlah penghargaan TP2DD, antara lain Provinsi Terbaik II Wilayah Sumatera dan Rookie of The Year tahun 2024, serta Provinsi Terbaik I Wilayah Sumatera tahun 2025 dari Bank Indonesia.

Ia menambahkan, kegiatan capacity building dan coaching clinic ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta kualitas pengelolaan dan pelaporan kinerja TP2DD di seluruh kabupaten/kota.

SIGUNTANG sendiri merupakan aplikasi berbasis web dan mobile yang memungkinkan petugas melakukan pemindaian pelat nomor kendaraan di lapangan. Data kendaraan akan langsung teridentifikasi untuk mengetahui status pajaknya. Kendaraan yang menunggak atau mendekati jatuh tempo akan diberikan penandaan (hang tag) sebagai bentuk pemberitahuan.

Dalam masa uji coba sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2026, SIGUNTANG berhasil mendata 989 unit kendaraan dengan potensi Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp673.487.723. Dari jumlah tersebut, 430 unit kendaraan atau 43,47 persen telah melakukan pembayaran dengan realisasi penerimaan sebesar Rp183.820.930.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Selatan, kepala BPKAD dan Bapenda kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, serta pimpinan cabang Bank Sumsel Babel.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan optimistis kehadiran SIGUNTANG akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat basis data kendaraan, serta mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. (DNL).