Jurnal10.com, Palembang – Duta Literasi Sumatera Selatan dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M secara resmi membuka Pekan Bakti Pustakawan Inklusif Tahun 2026 di Kampung Literasi 26 Ilir Palembang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pustakawan Indonesia ke-53 dengan mengusung tema Pustakawan Terlibat, Bersinergi dan Berdampak dengan diisi berbagai kegiatan antara lain lomba mewarnai dan dongeng eduksi cinta, bangga dan paham rupiah.

Dalam sambutannya, Kak Iva sapaan akrab Ratu Tenny Leriva, menjelaskan makna mendalam dari tema tersebut. Ia berharap peringatan Hari Pustakawan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran pustakawan sebagai penggerak literasi hingga ke pelosok.
Kak Iva yang saat ini juga sebagai anggota DPD/MPR RI mengapresiasi kolaborasi antara Ikatan Pustakawan Indonesia Sumsel dan Bank Indonesia Sumatera Selatan melalui kegiatan edukasi cinta, bangga dan paham rupiah.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan sejak dini untuk mengenal rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, memahami cara menggunakan uang secara bijaksana, menghargai rupiah serta menumbuhkan kebiasaan hidup hemat dan gemar menabung,” tukasnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan. Deputi Perwakilan BI Sumsel, Adi Wicaksono, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Cara penyampaian materi melalui dongeng tentang Cinta, Bangga dan Paham Rupiah ini semoga menambah pengetahuan baru bagi adik-adik semua,” kata Adi.
Ia menambahkan, BI memiliki tugas utama menjaga stabilitas keuangan negara dan sangat mendukung kegiatan literasi yang menyentuh langsung masyarakat. “Dengan senang hati kami mendukung kegiatan seperti ini,” singkatnya.
Pekan Bakti Pustakawan Inklusif 2026 diharapkan menjadi wadah pustakawan di Sumsel untuk menunjukkan peran strategisnya dalam membangun masyarakat yang cerdas, inklusif, dan berdaya melalui literasi.

Senada dengan Ketua Pembina Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Sumatera Selatan sekaligus Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan pemahaman sejak dini mengenai Cinta, Bangga dan Paham Rupiah melalui kegiatan mendongeng edukatif serta memberikan ruang kreativitas dan kegembiraan bagi anak-anak melalui lomba mewarnai.
Ia juga menjelaskan pekan bakti pustakawan inklusif tahun 2026 dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan, yakni; Kegiatan edukasi cinta, bangga dan paham rupiah serta lomba mewarnai bertempat di kampung literasi. Kelas literasi bahasa isyarat bertempat di Auditorium Perpustakaan UIN Raden Fatah Jakabaring, Pelatihan Bahasa Isyarat bertempat di Aula Makesdam II Sriwijaya serta Kelas Bahasa Isyarat yang bertempat di Sekolah Rakyat. (*)














