Sumsel

Gubernur Herman Deru: Kemajuan Banyuasin di Usia 24 Tahun Hasil Kolaborasi dan Fondasi Pemimpin Terdahulu

×

Gubernur Herman Deru: Kemajuan Banyuasin di Usia 24 Tahun Hasil Kolaborasi dan Fondasi Pemimpin Terdahulu

Sebarkan artikel ini

JURNAL10, BANYUASIN — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menilai kemajuan Kabupaten Banyuasin di usia ke-24 merupakan hasil dari kolaborasi berkelanjutan serta fondasi kuat yang telah dibangun para pemimpin sebelumnya.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin di Gedung DPRD Banyuasin, Jumat (10/4/2026), dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Banyuasin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, Wakil Bupati Neta India, Muspida, serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Rapat dipimpin Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengenang awal berdirinya Banyuasin pada 2002 yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk fasilitas pemerintahan yang sederhana.

“Dulu pemekaran ini seperti hanya di atas kertas. Namun hari ini kita melihat kemajuan yang luar biasa,” katanya.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin terdahulu yang telah meninggalkan legacy pembangunan, termasuk infrastruktur strategis seperti jalan lingkar yang masih dimanfaatkan hingga kini.

Selain itu, ia menyoroti keberhasilan sektor pertanian Banyuasin yang memberikan kontribusi signifikan terhadap posisi Sumsel sebagai salah satu penyuplai beras terbesar di Indonesia.

“Peningkatan produksi Banyuasin turut mendorong lonjakan peringkat provinsi secara nasional,” ujarnya.

Meski demikian, Herman Deru mengingatkan masih adanya tantangan, terutama terkait infrastruktur jalan. Ia menekankan perlunya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang memanfaatkan akses jalan bersama masyarakat.

“Jika jalan digunakan bersama, maka tanggung jawabnya juga harus dipikul bersama,” tegasnya.

Pada momentum HUT ke-24 ini, ia juga menekankan pentingnya penguatan peran pemerintah sebagai pelayan masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, pelayanan yang baik akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat, termasuk dalam pembayaran pajak sebagai sumber PAD.

Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah terbuka terhadap kritik sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kinerja.

Di akhir sambutan, Herman Deru mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan efisiensi pembangunan, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal demi kemajuan Banyuasin dan Sumatera Selatan. (DNL).