Sumsel

Gubernur Herman Deru Tekankan Efisiensi sebagai Kontribusi Nyata ASN dalam Halal Bihalal Pemprov Sumsel

×

Gubernur Herman Deru Tekankan Efisiensi sebagai Kontribusi Nyata ASN dalam Halal Bihalal Pemprov Sumsel

Sebarkan artikel ini

JURNAL10, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan bahwa efisiensi harus dimaknai sebagai kontribusi nyata Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada negara. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel gabungan dan halal bihalal Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026/1447 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (30/3/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumsel menjadikan momentum halal bihalal sebagai titik awal memperkuat kinerja sekaligus mendukung kebijakan efisiensi pemerintah pusat.

Dalam suasana Syawal yang masih hangat, ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta menjadikan momen tersebut sebagai awal baru dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum introspeksi diri. Jangan ada lagi kemarahan, kebencian, ataupun salah paham. Mari kita mulai kembali dengan hati yang bersih untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, baik secara pribadi maupun sebagai kepala daerah. Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks sehingga ASN dituntut meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan totalitas dalam bekerja.

Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti pentingnya memahami peran strategis pemerintah provinsi sebagai pembina kabupaten/kota sekaligus perpanjangan tangan pemerintah pusat. Karena itu, kebijakan efisiensi harus dilaksanakan secara cermat tanpa mengurangi pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Terkait efisiensi, ia menegaskan bahwa ASN harus memahami substansi kebijakan tersebut, bukan sekadar mengikuti tren. Ia mencontohkan penerapan work from home (WFH) sebagai bagian dari efisiensi yang dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

“Efisiensi adalah bagian dari kontribusi kita kepada negara. Namun pelaksanaannya harus cermat agar tidak mengganggu pelayanan publik maupun ekosistem ekonomi di masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, melainkan menjaga keberlanjutan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.

Selain itu, Herman Deru memastikan keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Sumsel tetap terjaga dan tidak akan menimbulkan persoalan baru.

“PPPK di Sumsel tetap berkelanjutan sebagai bagian dari ASN. Justru dengan ketenangan ini, saya minta seluruh ASN meningkatkan dedikasi dan bekerja lebih optimal,” tegasnya.

Usai memimpin apel, Herman Deru didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Edward Candra, para kepala OPD, serta Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) melaksanakan halal bihalal dengan seluruh pegawai OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. (DNL/Ril).