JURNAL10, BANYUASIN — Polres Banyuasin memastikan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Banyuasin tetap terkendali pada Kamis pagi (19/3/2026). Pemantauan dilakukan di empat titik strategis, disertai langkah solutif berupa pengoperasian Tol Fungsional Musi Landas dan Pulau Rimau dua arah untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melaporkan langsung kepada Kapolda Sumsel bahwa kondisi arus lalu lintas di Jalintim secara umum berjalan lancar meskipun terjadi perlambatan di beberapa titik.
Pemantauan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB di empat lokasi utama, yaitu SPBU Sukajadi Km 15, Simpang Pulau Rimau Km 55, Tanjakan Booster Km 62, serta Simpang Y Tugu Polwan Betung.
Sebagai langkah antisipasi kepadatan, Tol Fungsional Musi Landas dan Pulau Rimau difungsikan dua arah mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Kebijakan ini memberikan alternatif jalur bagi pemudik dari arah Palembang maupun Jambi, sehingga distribusi arus kendaraan menjadi lebih merata dan beban Jalintim utama dapat dikurangi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan didominasi kendaraan pribadi dari dua arah.
Perlambatan arus terpantau di kawasan Betung, terutama di sekitar pasar hingga Simpang Tugu Polwan. Namun, pergerakan kendaraan tetap berjalan dan tidak terjadi hambatan total.
Tidak ditemukan kendaraan mengalami kerusakan berat atau gangguan yang dapat menghambat arus lalu lintas secara signifikan.
Personel Polres Banyuasin tetap disiagakan di seluruh titik rawan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan patroli.
Koordinasi antar titik pengamanan dilakukan secara intensif guna memastikan setiap potensi kepadatan dapat ditangani secara cepat.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan seiring meningkatnya volume kendaraan.
“Kami memastikan seluruh personel tetap siaga dan pengaturan lalu lintas berjalan optimal. Tol fungsional menjadi salah satu solusi untuk menjaga kelancaran arus mudik,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi langkah cepat Polres Banyuasin dalam mengelola arus lalu lintas.
“Pengoperasian tol fungsional dua arah memberikan dampak langsung terhadap kelancaran arus mudik. Ini adalah langkah strategis yang tepat,” ujarnya.
Kondisi lalu lintas yang terkendali serta adanya jalur alternatif memberikan kenyamanan bagi pemudik. Risiko antrean panjang dapat ditekan, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.
Polres Banyuasin mengimbau pemudik untuk Memanfaatkan tol fungsional sebagai jalur alternatif, Mengikuti arahan petugas di lapangan, Menjaga kecepatan dan jarak aman, Beristirahat jika mengalami kelelahan serta Menghubungi Call Center 110 dalam kondisi darurat.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam mengawal arus mudik melalui strategi pengamanan dan manajemen lalu lintas yang adaptif. Jalintim Banyuasin dipastikan tetap aman, lancar, dan kondusif selama Operasi Ketupat Musi 2026 berlangsung. (DNL/Ril).













