BeritaPendidikan

Pesantren Ramadan SMA Negeri 11 Palembang Tanamkan Totalitas Ibadah dan Karakter Islami

4
×

Pesantren Ramadan SMA Negeri 11 Palembang Tanamkan Totalitas Ibadah dan Karakter Islami

Sebarkan artikel ini

JURNAL10, PALEMBANG – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bernilai spiritual dan edukatif, SMA Negeri 11 Palembang menggelar kegiatan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah selama dua hari, yakni pada 2–3 Maret 2026 M yang bertepatan dengan 12–13 Ramadan 1447 H.

Kegiatan yang mengusung tema “Totalitas dalam Ibadah di Bulan Suci Ramadan, Kunci Menjadi Muslim yang Berkualitas” ini diikuti oleh para siswa, guru, serta karyawan SMA Negeri 11 Palembang. Pesantren Ramadan menjadi salah satu program pembinaan karakter dan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh pihak sekolah.

Plt Kepala SMA Negeri 11 Palembang, Sunandar, S.Pd., M.Si, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada hari pertama. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan seluruh warga sekolah.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperdalam pemahaman keagamaan para siswa, tetapi juga membentuk karakter yang lebih baik.

“Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, kami berharap dapat meningkatkan iman dan takwa seluruh peserta, baik siswa, guru maupun karyawan. Selain itu juga diharapkan dapat membentuk karakter disiplin, jujur, serta menumbuhkan kepedulian antar sesama,” ujar Sunandar.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Al-Waqiah secara bersama-sama yang dipimpin oleh salah satu anggota Rohani Islam (Rohis) SMA Negeri 11 Palembang.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Tim Hadroh SMA Negeri 11 Palembang yang menampilkan lantunan shalawat, sehingga menambah nuansa religius dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Fajar Sani Nasution, Al-Hafidz, yang merupakan Ketua Dewan Dakwah Kota Palembang sekaligus Imam Besar Masjid Al-Aqobah I PT Pusri Palembang.

Dalam tausyiahnya yang berjudul “Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar: Membangun Disiplin dan Integritas”, ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, kejujuran, serta pengendalian diri.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama yang kembali dipimpin oleh anggota Rohis SMA Negeri 11 Palembang. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penampilan Tim Hadroh yang kembali membawakan lantunan shalawat.

Selanjutnya, para peserta mendapatkan tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Kemas H. Muhammad Ali, salah satu ulama kondang di Kota Palembang.

Dalam ceramahnya yang berjudul “Bijak Bermedia Sosial di Bulan Suci Ramadan: Upgrade Iman, Bukan Cuma Upgrade Status”, ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan media sosial secara bijak, terutama selama bulan Ramadan.

Menurutnya, generasi muda harus mampu menggunakan teknologi dan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan kebaikan, menambah ilmu, serta memperkuat nilai-nilai keimanan.

Dengan terselenggaranya Pesantren Ramadan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. (DNL)