BeritaPendidikan

Semarak Ramadan, SMAN 19 Palembang Gelar Pawai, Pesantren Ramadan hingga Bazar Entrepreneur

3
×

Semarak Ramadan, SMAN 19 Palembang Gelar Pawai, Pesantren Ramadan hingga Bazar Entrepreneur

Sebarkan artikel ini

JURNAL10, PALEMBANG – Menyambut bulan suci Ramadan, SMA Negeri 19 Palembang menggelar serangkaian kegiatan religius dan edukatif yang melibatkan seluruh warga sekolah. Mulai dari pawai Ramadan, pesantren kilat, khataman Al-Qur’an, hingga bazar kewirausahaan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk karakter religius sekaligus jiwa entrepreneur peserta didik.

Kepala SMAN 19 Palembang, Hj. Binti Koniaturrohmah, mengatakan, kegiatan Ramadan tahun ini diawali dengan pawai yang diikuti OSIS dan seluruh ekstrakurikuler di lingkungan sekolah. Pawai tersebut menjadi simbol suka cita menyambut datangnya bulan penuh berkah.

“Seluruh ekstrakurikuler beserta anggotanya ikut serta dalam pawai menyambut bulan suci Ramadan. Ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus menanamkan semangat religius kepada siswa sejak awal,” ujarnya.

Usai pawai, kegiatan dilanjutkan dengan Pesantren Ramadan yang digelar selama tiga hari, 2 hingga 4 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menghadirkan ustaz-ustaz yang kompeten untuk memberikan tausiyah dan penguatan nilai-nilai keislaman kepada siswa. Selain itu, juga dilaksanakan khataman Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya membiasakan siswa lebih dekat dengan kitab suci.

Menurut Binti, meskipun Pesantren Ramadan hanya berlangsung tiga hari, ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan kesan dan bekas yang mendalam bagi para siswa.

“Kalau dibandingkan dengan 365 hari dalam setahun, tiga hari memang sangat singkat. Namun saya berharap tiga hari itu seperti bintang di langit yang luas—walaupun kecil, tetap memberi cahaya dan keindahan. Ilmu agama yang diperoleh semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Tak hanya menekankan aspek spiritual, sekolah juga memfasilitasi siswa untuk belajar kewirausahaan melalui Bazar Ramadan yang digelar bertepatan dengan pembukaan kegiatan belajar hari itu. Setiap kelas membuka stan yang menjual produk makanan buatan sendiri maupun hasil karya siswa.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan, termasuk belajar menjadi entrepreneur. Harapannya mereka kelak menjadi pengusaha sukses, sekaligus memiliki pemahaman agama yang kuat,” jelasnya.

Kegiatan bazar ini turut didukung sejumlah sponsor dari luar sekolah seperti Bank Sumsel, Telkomsel, Maxim, dan Teh Pucuk. Para siswa disebut telah mempersiapkan kegiatan tersebut jauh-jauh hari, termasuk dengan menyusun dan mengajukan proposal kepada pihak sponsor.

Di hari penutupan, materi disampaikan oleh Drs. H. Zainal Bakti, M.Si., dengan tema Nuzulul Quran. Materi tersebut diharapkan mampu memotivasi siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an, terlebih di bulan Ramadan.

“Kami mengajak anak-anak untuk membaca Al-Qur’an, walaupun hanya satu ayat setiap hari. Yang terpenting adalah konsistensi dan pengamalannya dalam kehidupan,” tambah Binti.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap toleransi di antara siswa, terutama bagi siswi yang sedang berhalangan puasa agar tetap menghormati teman-temannya yang menjalankan ibadah puasa.

Karena bertepatan dengan persiapan ujian semester dan ujian bagi kelas XII, jadwal Pesantren Ramadan tahun ini disesuaikan dan dipercepat. Pekan depan, siswa kelas XII akan menghadapi ujian, disusul kelas X dan XI.

“Harapan kami, anak-anak sukses dalam belajar agama dan juga sukses dalam ilmu dunia. Semoga mereka dapat meraih cita-cita dan menjadi generasi yang berhasil dunia dan akhirat,” pungkasnya. (DNL)