Berita

Sinergi BAPPISUS RI dan PLN, Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional dan Akuntabilitas PLN dalam Mendukung Program Strategis Presiden

×

Sinergi BAPPISUS RI dan PLN, Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional dan Akuntabilitas PLN dalam Mendukung Program Strategis Presiden

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Jurnal10.com – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aris Marsudiyanto memberikan arahan strategis kepada Dewan Komisaris dan Direksi PT PLN (Persero) serta jajaran Direksi PLN Group dalam rangka memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan nasional dan memastikan pelaksanaan program strategis pemerintah di sektor energi berjalan optimal.

 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium PLN Pusat, Jakarta, Kamis (5/11), menjadi forum penguatan koordinasi antara BAPPISUS dan PLN Group dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan pelaksanaan program serta kegiatan operasional perusahaan.

 

Dalam arahannya, Aris menekankan bahwa PLN memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional melalui penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan. PLN perlu menjaga keseimbangan antara tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan publik, termasuk menyediakan listrik dengan harga terjangkau bagi masyarakat, dan menjaga keberlanjutan usaha perusahaan tetap berkembang serta memenuhi kebutuhan listrik di masa depan.

 

Aris juga menegaskan besarnya kebutuhan pengembangan kapasitas ketenagalistrikan dalam beberapa tahun mendatang. Oleh karena itu, ia mendorong agar setiap rencana pengembangan disusun secara matang dengan mempertimbangkan aspek keekonomian, kesiapan pendanaan, ketersediaan sumber energi, serta kemampuan implementasi. Perencanaan yang realistis dan terukur diperlukan agar target pengembangan dapat dicapai dengan tetap memperhatikan keberlanjutan operasional perusahaan.

 

“Perencanaan harus disusun secara realistis dan dapat dilaksanakan. Setiap target perlu memperhitungkan kesiapan pendanaan, ketersediaan sumber energi, serta kemampuan pelaksanaannya agar dapat dipertanggungjawabkan.” Kata Aris.

 

Selain itu, Aris mendorong jajaran PLN untuk terbuka dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, baik terkait operasional perusahaan maupun hambatan kebijakan dan koordinasi lintas sektor. Ia mengatakan bahwa BAPPISUS mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi untuk membantu mengidentifikasi serta mengurai persoalan, sehingga hambatan yang membutuhkan dukungan lintas kementerian/lembaga dapat segera ditindaklanjuti.

 

“Kita kedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi. Apabila terdapat persoalan, sampaikan agar dapat dibahas dan dicarikan jalan keluarnya bersama. Jangan sampai hambatan yang sebenarnya dapat dikoordinasikan justru berlarut-larut dan mengganggu pelaksanaan program.” Lanjut Aris.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Suroso Isnandar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BAPPISUS beserta jajaran untuk memberikan arahan strategis kepada PLN Group. PLN sedang menjalankan transformasi bisnis dengan menempatkan keandalan sistem ketenagalistrikan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan keterjangkauan tarif listrik bagi masyarakat. Dalam menghadapi transisi energi, PLN menjaga keseimbangan bauran energi agar target pengembangan energi bersih tetap memperhatikan aspek biaya dan kemampuan pasokan.

 

“Bagi PLN, keandalan sistem adalah hal yang utama. Kami akan memastikan bahwa transisi menuju energi bersih dilaksanakan dengan mempertimbangkan keseimbangan bauran energi, sehingga upaya kami dalam mencapai kedaulatan energi tetap sejalan dengan keterjangkauan biaya listrik bagi masyarakat.” Jelas Suroso

 

Suroso turut menyampaikan bahwa PLN membutuhkan bimbingan dan arahan dari Kepala BAPPISUS agar perusahaan dapat terus melakukan perbaikan serta melaksanakan arahan Presiden secara optimal. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran PLN Group, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, subholding, dan anak perusahaan, perlu bekerja dengan semangat yang sama dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

 

Melalui kegiatan ini, BAPPISUS dan PLN Group diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam pengawasan, pengendalian, serta pemantauan pelaksanaan program strategis pemerintah di bidang ketenagalistrikan, sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi isu-isu strategis, tantangan peningkatan keandalan listrik, serta berbagai hambatan pelaksanaan program prioritas Presiden yang memerlukan perhatian dan koordinasi lintas instansi.

 

BAPPISUS menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Presiden Republik Indonesia melalui fungsi pengawasan, pengendalian, pemantauan, dan investigasi terhadap pelaksanaan program pembangunan nasional, termasuk memastikan sektor ketenagalistrikan mampu menjalankan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.