JURNAL10, LAHAT – Semangat membara menyelimuti Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam II/Sriwijaya saat sebanyak 1.584 siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang I TA. 2026 menjalani serangkaian latihan intensif, Menginjak pekan krusial, para calon prajurit infanteri ini digembleng untuk bertransformasi dari masyarakat sipil menjadi prajurit yang tangguh, mandiri, dan siap menjaga kedaulatan NKRI, Lahat (12/04/2026).
Fokus latihan kali ini mencakup penguasaan kemampuan teknis dan taktis yang menjadi fondasi utama seorang prajurit infanteri. Para siswa antusias mengikuti materi Dril Taktik Menembak, pendalaman navigasi darat melalui Ilmu Medan, dan penggunaan Kompas, hingga penguatan fisik dan mental melalui Beladiri Militer. Setiap materi dirancang untuk membentuk insting tempur yang tajam serta ketangkasan di berbagai medan tugas.
Di bawah pengawasan ketat para pelatih dan pembina profesional dari Rindam II/Sriwijaya, latihan dasar kemiliteran ini sangat mengedepankan kedisiplinan tinggi dan pemahaman taktik dasar. “Kami tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk karakter dan loyalitas. Tujuan kami jelas: mencetak prajurit Infanteri yang handal, tangguh, dan profesional dalam setiap penugasan nantinya,” ujar salah satu instruktur di sela-sela kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Secata Rindam II/Sriwijaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru TNI Angkatan Darat yang siap sedia mengabdi kepada bangsa dan negara. Dengan ini para siswa diharapkan tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat dengan semangat yang tak kenal menyerah sebagai garda terdepan pertahanan wilayah Kedaulatan Republik Indonesia. (DNL).













