PALEMBANG, Jurnal10.com – SMK Negeri 5 Palembang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengedepankan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai kehidupan bagi peserta didik baru. Sebanyak 275 siswa yang terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel) mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.
Kepala SMK Negeri 5 Palembang, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan dengan mengusung tema MPLS Ramah yang dipadukan dengan implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
“Tahun ini ada 275 peserta didik baru yang mengikuti MPLS dan terbagi dalam 10 rombel. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik. Tingkat kehadiran siswa juga sangat tinggi. Kalau pun ada yang tidak hadir, biasanya karena sakit dan telah memberikan izin,” ujar Bambang.
Menurutnya, MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan siswa baru, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun karakter peserta didik agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memiliki bekal menghadapi tantangan di masa depan.
Selama pelaksanaan MPLS, para siswa mendapatkan materi dari berbagai narasumber profesional, mulai dari motivator, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), tenaga kesehatan dari Puskesmas Kampus, hingga guru Bimbingan Konseling (BK).
“Materi yang diberikan sangat lengkap. Anak-anak dibekali motivasi agar semangat belajar, edukasi bahaya narkoba, pencegahan perundungan, bijak menggunakan media sosial, bahaya judi online, hingga pendidikan kesehatan remaja. Semua ini menjadi bekal penting sebelum mereka mengikuti proses belajar di sekolah,” jelasnya.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian khusus adalah Gerakan Cinta Orang Tua, di mana sekolah menghadirkan motivator dan mengundang orang tua siswa mengikuti sesi motivasi bersama yang diakhiri dengan sungkeman sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa keberhasilan mereka tidak lepas dari doa dan perjuangan orang tua. Karena itu kami mengajak mereka membangun hubungan yang lebih baik dengan keluarga sejak hari pertama masuk sekolah agar mereka termotivasi menggapai cita-cita,” katanya.
Selain pembentukan karakter, sekolah juga memperkenalkan 13 kegiatan ekstrakurikuler melalui demonstrasi dan penampilan langsung dari para siswa. Beberapa ekstrakurikuler yang paling diminati di antaranya Paskibra, Palang Merah Remaja (PMR), Pramuka, dan kegiatan kerohanian.
“Melalui penampilan ekstrakurikuler, kakak-kakak kelas mengajak adik-adiknya bergabung sesuai minat dan bakat masing-masing. Kami berharap siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan organisasi, kepemimpinan, dan keterampilan sosial,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan MPLS, sekolah juga menerapkan aturan kedisiplinan, termasuk bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Bambang menegaskan hanya siswa yang memenuhi kelengkapan administrasi dan perlengkapan keselamatan berkendara yang diperbolehkan membawa sepeda motor.
“Kami memahami tidak semua orang tua bisa mengantar anaknya ke sekolah. Namun apabila siswa membawa kendaraan sendiri, seluruh kelengkapan berkendara harus dipenuhi. Jika tidak lengkap, mereka tidak diperbolehkan membawa kendaraan ke sekolah. Ini merupakan bagian dari pendidikan disiplin dan keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 5 Palembang, Aan Novrianto, S.T., M.Kom., mengatakan MPLS Ramah menjadi momentum penting untuk membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
“Melalui MPLS Ramah, kami ingin memberikan pengalaman pertama yang positif kepada peserta didik baru. Mereka diperkenalkan dengan budaya sekolah, tata tertib, hak dan kewajiban sebagai siswa, serta nilai-nilai yang harus diterapkan selama menempuh pendidikan di SMK Negeri 5 Palembang,” ujarnya.
Aan menjelaskan, seluruh materi yang disampaikan selama lima hari disusun secara komprehensif dengan melibatkan berbagai instansi agar siswa memperoleh pemahaman yang utuh, baik mengenai lingkungan sekolah maupun berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Kami menghadirkan BNN untuk memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, Polrestabes terkait bijak bermedia sosial, judi online dan kejahatan siber, serta Dinas PPPA mengenai pencegahan kekerasan, perundungan, dan intoleransi. Harapannya siswa memiliki karakter yang kuat, mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif, serta menjunjung tinggi sikap saling menghargai di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Menurut Aan, pengenalan berbagai ekstrakurikuler juga menjadi bagian penting dalam MPLS karena menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan.
“Kami berharap setelah mengikuti MPLS, siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMK Negeri 5 Palembang, aktif mengikuti kegiatan positif, berprestasi sesuai bidangnya, serta mampu menjaga nama baik sekolah,” tuturnya.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pengenalan kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, visi dan misi sekolah, kurikulum pembelajaran, wawasan wiyata mandala, budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sekolah ramah anak, norma hukum dan peraturan perundang-undangan, bahaya narkoba, pencegahan kekerasan dan perundungan, edukasi kesehatan remaja, hingga literasi digital dan bijak bermedia sosial.
Rangkaian MPLS juga diisi dengan kegiatan Pagi Ceria, senam bersama, jalan sehat, pentas seni, serta demonstrasi ekstrakurikuler yang bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Bambang berharap seluruh materi yang diberikan selama MPLS dapat menjadi fondasi bagi peserta didik dalam menempuh pendidikan di SMK Negeri 5 Palembang.
“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang keahlian, tetapi juga memiliki karakter yang baik, disiplin, menghormati orang tua, menjauhi narkoba, bebas dari perundungan, serta siap meraih prestasi dan cita-cita. Ke depan SMK Negeri 5 Palembang juga akan terus berbenah dan mengembangkan fasilitas agar menjadi sekolah yang semakin maju dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.













