Pendidikan

SMAN 3 Kayu Agung Buktikan Pembinaan Seni Berbuah Prestasi, Siapkan Wakil Sumsel ke FLS3N Nasional

×

SMAN 3 Kayu Agung Buktikan Pembinaan Seni Berbuah Prestasi, Siapkan Wakil Sumsel ke FLS3N Nasional

Sebarkan artikel ini

Jurnal10.com, Kayu Agung — Prestasi yang diraih SMA Negeri 3 Kayu Agung pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat SMA/SMK se-Sumatera Selatan Tahun 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan bakat dan minat siswa yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan generasi berprestasi. Sekolah ini tidak hanya sukses meraih Juara I cabang Desain Poster Digital, tetapi juga berhasil membawa pulang Juara Harapan pada cabang Kriya.

Prestasi tertinggi diraih oleh Siti Nur Azijah, siswi kelas XII.2, yang berhasil menyabet Juara I Desain Poster Digital dan berhak mewakili Sumatera Selatan pada FLS3N Tingkat Nasional. Sementara itu, Humaira Taqiyyah Arsyakirah turut mengharumkan nama sekolah dengan meraih Juara Harapan pada cabang Kriya.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMAN 3 Kayu Agung. Di balik capaian itu, terdapat proses pembinaan yang panjang melalui kegiatan ekstrakurikuler seni yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan oleh para guru pembimbing.

Kepala SMAN 3 Kayu Agung, Yuliarti Effendy, S.Pd., M.Pd., mengaku sangat bersyukur atas capaian yang berhasil diraih para peserta didiknya. Meski baru sekitar satu setengah bulan memimpin sekolah tersebut, ia menegaskan bahwa pengembangan potensi siswa menjadi salah satu prioritas utama yang terus didorong.

“Luar biasa dan sangat bangga sekali. Saya memang sangat men-support prestasi anak-anak karena itu menjadi prioritas utama. Saat menunggu pengumuman suasananya cukup menegangkan, tetapi ketika nama SMAN 3 Kayu Agung diumumkan sebagai Juara I, rasa bangga dan haru langsung menyelimuti kami semua,” ungkap Yuliarti.

Pada FLS3N tahun ini, SMAN 3 Kayu Agung mengirimkan delapan peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba, terdiri dari tiga cabang yang dilaksanakan secara luring dan lima cabang secara daring. Keikutsertaan tersebut menunjukkan komitmen sekolah dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang seni.

Menurut Yuliarti, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dedikasi para guru pembimbing yang selama ini mendampingi siswa dalam berlatih. Pembinaan dilakukan secara terencana dengan mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun rasa percaya diri peserta didik.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru pembimbing, khususnya Dian Tri Anggraini yang membimbing cabang Kriya dan Poster Digital serta Diah Rezalia yang membimbing cabang Seni Tari. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua menjadi kunci utama lahirnya berbagai prestasi.

Keberhasilan di tingkat provinsi ini bukan menjadi akhir perjalanan. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi awal perjuangan menuju FLS3N Tingkat Nasional. Pihak sekolah telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar wakil Sumatera Selatan dari SMAN 3 Kayu Agung mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.

“Target kami tentu memberikan hasil terbaik di tingkat nasional. Kami akan melakukan evaluasi bersama tim juri provinsi untuk mengetahui aspek-aspek yang masih perlu disempurnakan. Guru pembimbing juga akan meningkatkan intensitas latihan agar kemampuan siswa semakin matang,” jelasnya.

Yuliarti juga mengingatkan bahwa prestasi harus menjadi motivasi untuk terus belajar, bukan alasan untuk berpuas diri. Ia berpesan kepada siswa yang telah meraih juara agar tetap rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan, sementara bagi yang belum berhasil diminta tidak menyerah.

“Prestasi ini adalah amanah. Jangan menjadi sombong karena masih banyak tantangan di depan. Untuk yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan yakin bahwa kesempatan meraih prestasi akan datang bagi mereka yang tekun dan sungguh-sungguh,” pesannya.

Sebagai sekolah yang memiliki tradisi melahirkan siswa berprestasi, SMAN 3 Kayu Agung terus berkomitmen memberikan dukungan terhadap seluruh potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler terus diperkuat sebagai wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan daya saing siswa.

Dalam waktu dekat, sekolah juga akan kembali mengirimkan tim terbaiknya untuk mengikuti Lomba Drumband yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026 di OPI Mall Palembang. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi sekaligus memperluas pengalaman kompetitif bagi para siswa.

Dengan torehan prestasi pada FLS3N 2026, SMAN 3 Kayu Agung kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah yang konsisten melahirkan generasi kreatif, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Ogan Komering Ilir maupun Provinsi Sumatera Selatan di tingkat nasional. (DNL)