PALEMBANG, Jurnal10.com – Kepercayaan masyarakat terhadap Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang terus menunjukkan tren positif. Pada Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran 2026/2027, seluruh kuota penerimaan peserta didik baru terisi penuh. Bahkan, banyak calon siswa yang belum dapat diterima karena keterbatasan daya tampung.
Tingginya animo masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa MAN 3 Palembang masih menjadi salah satu madrasah favorit di Kota Palembang. Keunggulan dalam memadukan prestasi akademik dengan pendidikan keagamaan menjadi daya tarik utama bagi para orang tua.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Bidang Humas MAN 3 Palembang, H. Andarusni Alfansyur, S.Pd., M.Pd., usai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Madrasah (MPLS/Matsama) yang berlangsung pada 13–15 Juli 2026.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah peserta didik baru tidak mengalami penurunan. Kuota penerimaan terpenuhi 100 persen dan minat masyarakat tetap sangat tinggi,” ujarnya.
Menurut Andarusni, tingginya kepercayaan masyarakat tidak terlepas dari komitmen MAN 3 Palembang dalam menghadirkan pendidikan yang mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Di madrasah ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik di kelas, tetapi juga mendapatkan pembinaan keagamaan, tahfiz Al-Qur’an, pengembangan karakter, hingga berbagai program unggulan seperti Madrasah Riset, Program Bilingual, Sistem Kredit Semester (SKS), Boarding School, serta program keterampilan.
“Anak-anak di sini tidak hanya mengejar prestasi akademik. Mereka juga dibina agar memiliki akhlak yang baik, kemampuan kepemimpinan, dan bekal keagamaan yang kuat. Inilah yang menjadi salah satu alasan orang tua tetap mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada MAN 3 Palembang,” katanya.
Sebagai langkah awal membentuk karakter peserta didik, MAN 3 Palembang menggelar Matsama bertema IGNITE: Inspiring Generation to Navigate Innovation, Talent, and Excellence. Selama tiga hari, ratusan siswa baru dikenalkan dengan budaya madrasah, program unggulan, tata tertib, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Menurut Andarusni, madrasah juga mendorong seluruh siswa mengembangkan potensinya melalui berbagai organisasi dan ekstrakurikuler. Setiap peserta didik diwajibkan mengikuti minimal satu kegiatan sebagai sarana melatih disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan kreativitas.
Selain itu, madrasah memberikan pembinaan khusus bagi siswa yang memiliki potensi di bidang Olimpiade Sains, Paskibra, olahraga, seni, maupun kompetisi lainnya.
Komitmen tersebut terbukti membuahkan hasil. Dalam dua tahun terakhir, MAN 3 Palembang mampu mempertahankan berbagai prestasi di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Tahun ini, lima siswa Paskibra lolos seleksi tingkat kota dan satu siswa berhasil melaju ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Andarusni menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini tidak lagi hanya menilai kemampuan akademik. Soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, serta pengalaman mengikuti berbagai kegiatan menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
“Harapan kami, lulusan MAN 3 Palembang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan keterampilan yang mampu membuat mereka siap bersaing di masa depan,” ungkapny
Sementara itu, Kepala MAN 3 Palembang, Dra. Nuraini Farida, M.Si., menegaskan bahwa Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) merupakan momentum penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan madrasah.
Menurutnya, Matsama bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, integritas, serta budaya berprestasi yang menjadi ciri khas MAN 3 Palembang.
“Kami ingin seluruh peserta didik baru merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar MAN 3 Palembang. Melalui Matsama, mereka tidak hanya mengenal lingkungan madrasah, tetapi juga memahami budaya belajar, nilai-nilai religius, serta berbagai program unggulan yang akan menjadi bekal mereka selama menempuh pendidikan di sini,” ujar Nuraini.
Ia mengatakan, MAN 3 Palembang terus berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, dan memiliki bekal keagamaan yang kokoh. Karena itu, madrasah tidak hanya memberikan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mendorong peserta didik aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, riset, Olimpiade, hingga pembinaan keagamaan.
“Di era yang penuh tantangan ini, peserta didik dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang baik, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta semangat untuk terus belajar. Itulah yang terus kami tanamkan kepada seluruh siswa MAN 3 Palembang,” katanya.
Nuraini berharap seluruh peserta didik baru mampu memanfaatkan setiap kesempatan belajar untuk mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki sehingga mampu meraih prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, serta lingkungan madrasah agar MAN 3 Palembang mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik maupun memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.













