PALEMBANG, Jurnal10.com – SMA Negeri 12 Palembang memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai langkah awal membangun karakter peserta didik baru. Salah satu program unggulan yang diterapkan adalah Jurnal Laporan Kegiatan Harian sebagai media untuk menanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sehingga pembentukan karakter tidak hanya menjadi materi di ruang kelas, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program tersebut diikuti oleh 240 peserta didik baru yang mengikuti MPLS Ramah selama lima hari. Melalui jurnal harian, setiap siswa diminta mencatat kebiasaan positif yang dilakukan setiap hari sebagai bentuk pembiasaan sekaligus evaluasi diri.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 12 Palembang, Kgs. H. M. Andriansyah, S.Pd.I., Gr., mengatakan penerapan jurnal harian merupakan upaya sekolah agar pendidikan karakter dapat diukur dan diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori. Karena itu kami membuat jurnal kegiatan harian agar siswa benar-benar membiasakan perilaku positif. Mulai dari bangun pagi, merapikan tempat tidur, beribadah, menjaga kesehatan, hingga berinteraksi dengan baik di lingkungan sekitar. Kami berharap kebiasaan ini menjadi bagian dari kehidupan mereka, bukan hanya selama MPLS,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jurnal tersebut menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian siswa sejak memasuki jenjang pendidikan menengah atas. Sekolah juga melibatkan orang tua dalam mendampingi pelaksanaan kebiasaan tersebut di rumah sehingga pembinaan karakter berlangsung secara berkelanjutan.
Selain membiasakan tujuh kebiasaan positif, peserta didik juga mendapatkan berbagai materi pendukung yang berkaitan dengan pembentukan karakter, penguatan profil pelajar, wawasan kebangsaan, pencegahan perundungan, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga literasi digital.
Dalam pelaksanaannya, panitia MPLS yang melibatkan pengurus OSIS dan MPK turut menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif. Salah satunya melalui pengenalan filosofi reaksi asam dan basa dalam pelajaran Kimia yang dianalogikan dengan kehidupan sehari-hari, bahwa setiap tindakan akan menghasilkan dampak sesuai dengan pilihan yang diambil.
Ketua Pelaksana MPLS, Belinda Mutiara, mengatakan pendekatan tersebut dipilih agar materi karakter lebih mudah dipahami oleh peserta didik baru.
“Kami ingin adik-adik kelas 10 memahami bahwa setiap perbuatan memiliki konsekuensi. Jika mereka membiasakan hal-hal baik, maka hasilnya juga akan baik. Sebaliknya, jika memilih perilaku negatif, tentu akan membawa dampak yang tidak baik pula. Melalui pendekatan ini kami berharap mereka lebih mudah memahami pentingnya membangun karakter sejak dini,” katanya.
Rangkaian MPLS juga diisi dengan pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik. Sekolah menghadirkan promosi setiap ekstrakurikuler melalui video kreatif dan demonstrasi langsung sehingga siswa dapat mengenal berbagai pilihan kegiatan nonakademik yang tersedia.
Melalui penerapan Jurnal Laporan Kegiatan Harian dan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, SMAN 12 Palembang berharap para peserta didik baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, mandiri, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta siap menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di era digital.













