Jurnal10.com, Lahat – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) VII dari Fraksi Partai Gerindra, Hj. Riwi Nuriswanto, S.Pd., melanjutkan kegiatan Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 di Desa Perangai Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat. Kegiatan reses tersebut merupakan bagian dari agenda resmi DPRD Provinsi Sumsel yang dilaksanakan pada 3–10 Juli 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam kunjungan tersebut, Hj. Riwi bersama rombongan disambut oleh Camat Merapi Selatan Agus Alamsyah, S.STP., M.M. serta Kepala Desa Perangai Nendrik, yang turut mendampingi jalannya dialog bersama masyarakat.
Pada sesi penyampaian aspirasi, warga bernama Obit Sirwan menyampaikan keluhan terkait adanya dugaan pungutan SPP sebesar Rp100 ribu per bulan di SMA Negeri yang berada di Kecamatan Merapi Selatan. Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai memberatkan sebagian orang tua siswa.
Menanggapi hal itu, Hj. Riwi Nuriswanto menegaskan bahwa persoalan tersebut menjadi perhatian serius karena sekolah negeri berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Persoalan ini akan kami laporkan dan koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa memberatkan orang tua siswa. Jika memang terdapat kebijakan yang tidak sesuai dengan ketentuan, tentu harus segera ditindaklanjuti,” tegas Hj. Riwi.
Selain persoalan pendidikan, aspirasi juga disampaikan oleh Harlan Suhaidi yang mengusulkan pembangunan jalan cor beton menuju kawasan perkebunan kopi di Bukit 7 sepanjang sekitar 1.500 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 25 sentimeter. Ia juga mengharapkan adanya pembangunan jalan lingkar dalam desa guna memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi para petani.
Sementara itu, Didi Andian, anggota Lemhannas, menyoroti penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai masih belum tepat sasaran. Ia berharap dilakukan pembaruan dan validasi data penerima agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hj. Riwi Nuriswanto menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Ia menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan memastikan setiap aspirasi dapat diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku. Baik persoalan pendidikan, infrastruktur maupun perbaikan data bansos, semuanya menjadi perhatian kami agar dapat ditindaklanjuti bersama instansi terkait demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hj. Riwi.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan penuh antusias. Masyarakat berharap berbagai usulan yang telah disampaikan dapat menjadi prioritas pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga Desa Perangai dan masyarakat Kecamatan Merapi Selatan secara umum.
















