PALEMBANG, Jurnal10.com – Momentum kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kota Palembang dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Brigade Rakyat Nusantara (BRN) Sumatera Selatan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis terkait percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan hilirisasi sumber daya alam (SDA) di Sumsel.
Pertemuan yang berlangsung di sela agenda kunjungan kerja Wapres pada Kamis (16/7/2026) itu menjadi kesempatan bagi BRN Sumsel menyampaikan berbagai usulan yang dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung visi pembangunan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran meninjau sejumlah proyek strategis di Sumatera Selatan, di antaranya layanan kesehatan di RSUD Siti Fatimah, pembangunan Jembatan Musi V yang menjadi bagian dari konektivitas Tol Trans Sumatera, serta proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Keramasan.
Ketua Umum BRN, dr. Really Reagen, mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap implementasi program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden agar benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan hilirisasi sektor unggulan di Sumatera Selatan.
Menurutnya, Sumsel memiliki potensi besar di sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit yang selama ini masih didominasi penjualan bahan mentah. Karena itu, hilirisasi dinilai menjadi langkah penting agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat daerah.
“Hilirisasi sektor pertambangan dan perkebunan sawit harus menjadi prioritas pemerintah. Jangan sampai kekayaan alam hanya menghasilkan keuntungan di luar daerah, sementara masyarakat sekitar belum merasakan dampak maksimal. Dengan hilirisasi, lapangan kerja akan terbuka lebih luas, industri berkembang, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar dr. Really Reagen.
Ia menegaskan BRN siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal berbagai kebijakan pembangunan agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang berkeadilan bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris BRN Sumsel, Ki Edi Susilo, menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol yang menghubungkan Sumatera Selatan dengan provinsi lain.
Menurutnya, keberadaan ruas Tol Palembang–Jambi dan Tol Palembang–Bengkulu sangat dibutuhkan untuk memperkuat konektivitas antardaerah, menekan biaya logistik, serta mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan pertambangan dari Sumsel.
“Kami menyampaikan langsung kepada Bapak Wakil Presiden agar pembangunan Tol Palembang–Jambi dan Tol Palembang–Bengkulu dapat dipercepat. Kehadiran dua ruas tol ini akan menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi kawasan dan meningkatkan daya saing Sumatera Selatan,” kata Ki Edi.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga mampu menarik investasi baru, membuka kawasan industri, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke daerah-daerah penyangga.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran disebut menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan BRN Sumsel. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan pembangunan proyek-proyek strategis nasional yang mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Pertemuan antara BRN Sumsel dan Wakil Presiden diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan.













