Pendidikan

MTsN 1 Palembang Lepas 241 Siswa Program Tahfiz, Cetak Generasi Qurani Berprestasi

×

MTsN 1 Palembang Lepas 241 Siswa Program Tahfiz, Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Sebarkan artikel ini

JURNAL10.COM, PALEMBANG – Komitmen MTsN 1 Palembang dalam membentuk generasi Qurani terus menunjukkan hasil positif. Madrasah tersebut kembali menggelar kegiatan pelepasan lulusan program Tahfiz Al-Quran yang diikuti ratusan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Quran para peserta didik.

Tahun ini, sebanyak 241 siswa dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi pelepasan setelah berhasil melewati tahapan tes hafalan Al-Quran yang diselenggarakan pihak madrasah. Program tahfiz yang menjadi salah satu unggulan di MTsN 1 Palembang itu tidak hanya berfokus pada jumlah hafalan, tetapi juga kualitas bacaan, tajwid, serta kefasihan membaca Al-Quran.

Wakil Kepala Humas MTsN 1 Palembang, Zainal Abidin, mengatakan program tahfiz telah menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter dan spiritual siswa di lingkungan madrasah.

“Program tahfiz ini sudah menjadi program unggulan di MTsN 1 Palembang. Anak-anak mendapat pendampingan khusus dari guru pembimbing, wali kelas, serta tenaga pendidik yang memang memiliki kompetensi di bidang tahfiz dan bacaan Al-Quran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan tahfiz dilakukan secara rutin setiap hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Para siswa diberikan waktu khusus untuk menghafal Al-Quran mulai pukul 06.40 WIB hingga 07.00 WIB.

Selain itu, siswa juga diwajibkan mengikuti setoran hafalan kepada guru pendamping serta menjalani evaluasi dan ujian rutin setiap pekan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hafalan yang dimiliki siswa tetap terjaga kualitasnya.

“Bukan hanya hafalannya yang menjadi perhatian, tetapi juga kefasihan membaca, tajwid, dan kualitas bacaan Al-Quran mereka. Jadi hafalan yang dimiliki siswa benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sebelum memperoleh sertifikat tahfiz, seluruh peserta diwajibkan mengikuti tes uji hafalan sesuai jumlah juz yang telah diselesaikan. Capaian hafalan siswa pun beragam. Ada yang berhasil menghafal satu juz, dua juz, hingga enam juz selama menempuh pendidikan di madrasah tersebut.

Menurut Zainal, pihak madrasah menetapkan target minimal bagi seluruh siswa untuk mampu menghafal Juz 30 sejak duduk di bangku kelas VII. Target hafalan kemudian meningkat secara bertahap hingga kelas IX sesuai kemampuan masing-masing peserta didik.

“Setiap anak memiliki kemampuan berbeda. Ada yang cepat menghafal dan ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama. Karena itu kami melakukan pendampingan secara intensif agar seluruh siswa tetap berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Keberhasilan program tahfiz di MTsN 1 Palembang juga tidak terlepas dari dukungan orang tua. Pihak madrasah secara aktif mendorong wali murid untuk ikut mendampingi anak-anak belajar di rumah, termasuk mengikuti pendidikan tambahan di rumah tahfiz maupun TPA.

Zainal berharap kemampuan tahfiz Al-Quran dapat terus mendapat perhatian dalam sistem penerimaan peserta didik baru, khususnya melalui jalur prestasi non-akademik. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Quran merupakan nilai tambah penting bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Prestasi tahfiz ini layak menjadi perhatian karena bukan hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan akhlak siswa,” ungkapnya.

Selain fokus pada program keagamaan, MTsN 1 Palembang juga aktif mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya seperti pramuka, olahraga, olimpiade, hingga klub Bahasa Inggris. Dalam bidang olahraga, siswa madrasah tersebut juga kerap menorehkan prestasi pada berbagai ajang futsal tingkat pelajar.

Melalui program tahfiz yang terus berkembang, pihak madrasah berharap semakin banyak siswa yang tumbuh menjadi generasi cinta Al-Quran, memiliki akhlak mulia, serta mampu meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. (DNL)