Uncategorized

Perkuat Peluang Masuk PTN, MAN 3 Palembang Matangkan Persiapan Akademik 311 Siswa

×

Perkuat Peluang Masuk PTN, MAN 3 Palembang Matangkan Persiapan Akademik 311 Siswa

Sebarkan artikel ini

JURNAL10.COM, PALEMBANG – Upaya meningkatkan daya saing lulusan menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terus menjadi perhatian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memaksimalkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari upaya memetakan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi.

Tahun ini, sebanyak 311 siswa kelas XII MAN 3 Palembang mengikuti TKA. Seluruh peserta tercatat mengikuti rangkaian ujian tanpa terkecuali. Pelaksanaannya berlangsung tertib dan lancar, meskipun sekolah harus mengatur kebutuhan perangkat serta jaringan internet untuk menunjang ujian berbasis komputer.

Wakil Kepala MAN 3 Palembang Bidang Kurikulum, Riska Ahsanunnisa, M.Pd., mengatakan keberhasilan pelaksanaan TKA tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan pihak sekolah, baik dari sisi akademik maupun teknis.

Menurutnya, TKA menjadi salah satu momentum penting bagi siswa kelas XII untuk mengukur kesiapan akademik sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah pelaksanaannya lancar. Total ada 311 siswa kelas XII dan semuanya ikut serta tanpa terkecuali,” ungkap Riska.

Untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan optimal, sekolah membagi pelaksanaan TKA ke dalam tiga sesi yang dimulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di lima ruangan dengan pengaturan jumlah peserta disesuaikan kapasitas masing-masing ruangan.

Pelaksanaan TKA dilakukan dalam satu gelombang sesuai jadwal gelombang kedua yang ditetapkan pemerintah pusat. Dalam pelaksanaannya, MAN 3 Palembang juga menerapkan strategi pemanfaatan perangkat milik siswa guna mengatasi keterbatasan fasilitas komputer sekolah.

Riska menjelaskan, siswa diarahkan membawa laptop masing-masing dan menggunakan koneksi internet pribadi melalui tethering. Sementara itu, komputer laboratorium tetap disiapkan sebagai perangkat cadangan apabila terdapat peserta yang mengalami kendala teknis.

“Kami mengarahkan anak-anak membawa laptop dan menggunakan kuota internet pribadi. Komputer di laboratorium tetap disiagakan untuk membantu apabila ada siswa yang mengalami kendala dengan perangkatnya,” jelasnya.

Menurut Riska, langkah tersebut menjadi solusi agar seluruh siswa dapat mengikuti ujian sesuai jadwal. Bahkan, penggunaan laptop pribadi turut memberikan keuntungan dari sisi ketersediaan daya karena setiap perangkat memiliki baterai masing-masing.

Meski demikian, sekolah tetap menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan listrik dengan menyediakan genset serta berkoordinasi dengan pihak PLN. Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian tidak terganggu persoalan teknis.

Di sisi lain, persiapan akademik menjadi perhatian utama sekolah. Mengingat materi TKA membutuhkan kemampuan memahami informasi, menganalisis persoalan, serta menerapkan konsep pembelajaran, siswa telah mendapatkan pembekalan melalui berbagai kegiatan sebelum ujian berlangsung.

Persiapan tersebut meliputi dua kali try out serta bimbingan intensif melalui drilling soal yang diberikan guru mata pelajaran kelas XII. Langkah ini diharapkan mampu membiasakan siswa menghadapi karakteristik soal sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola waktu pengerjaan.

“Persiapan kami sudah melalui try out sebanyak dua kali, ditambah bimbingan intensif berupa drilling soal TKA dari guru-guru mata pelajaran di kelas XII,” ujarnya.

Adapun pelaksanaan TKA dibagi berdasarkan materi dalam beberapa hari. Pada hari pertama, siswa mengerjakan Bahasa Indonesia dan Survei Karakter. Hari kedua dilanjutkan dengan Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar, kemudian Matematika pada hari ketiga, serta mata pelajaran peminatan pada hari berikutnya.

Selain kesiapan akademik, MAN 3 Palembang juga memberikan perhatian serius terhadap aspek kejujuran dan integritas selama ujian. Pengawasan dilakukan secara berlapis melalui pengawas silang antarsekolah serta pemantauan secara daring oleh panitia pusat, dinas terkait, dan Kementerian Agama.

Pengaturan perangkat komunikasi dan kamera pengawas juga dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas peserta dapat terpantau. Ponsel yang digunakan sebagai sumber jaringan internet ditempatkan di meja pengawas bagian depan kelas, sehingga tidak berada dalam jangkauan langsung siswa. Kamera pengawas pun diarahkan untuk memantau aktivitas peserta selama ujian.

Bagi MAN 3 Palembang, pelaksanaan TKA bukan sekadar menyelesaikan agenda evaluasi akademik, melainkan bagian dari ikhtiar membangun kesiapan lulusan menghadapi persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

Riska berharap seluruh siswa dapat memperoleh hasil terbaik dan menjadikan pengalaman mengikuti TKA sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impian.

“Kami berharap anak-anak bisa belajar dengan sungguh-sungguh dan meraih hasil TKA yang memuaskan. Semoga melalui ikhtiar ini, jumlah siswa MAN 3 Palembang yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri, khususnya melalui jalur undangan, bisa meningkat signifikan. Kalau bisa mencapai 100 persen,” pungkasnya. (DNL)