Jurnal10.com, Ogan Ilir – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) III, H.M. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM, MH, kembali melaksanakan kegiatan Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Tanjung Batu Timur, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.
Reses yang dihadiri lurah, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ketua RT, serta berbagai elemen masyarakat ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi agar dapat diperjuangkan melalui program pembangunan pemerintah.
Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah perlunya normalisasi saluran drainase atau siring yang berada di sejumlah lingkungan permukiman. Warga menilai kondisi drainase yang mengalami pendangkalan, penyumbatan akibat sedimentasi dan sampah, serta kerusakan pada beberapa titik telah mengakibatkan genangan air ketika hujan turun. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan banjir serta menjadi sumber berbagai penyakit akibat buruknya sanitasi lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan agar dilakukan normalisasi drainase secara menyeluruh di setiap desa dan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Batu.
Menurut warga, perbaikan drainase harus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sehingga sistem pembuangan air dapat berfungsi optimal serta mampu mendukung pengembangan kawasan permukiman yang lebih tertata.
Aspirasi lainnya yang menjadi perhatian masyarakat adalah permohonan bantuan sarana dan prasarana desa. Warga berharap adanya dukungan pemerintah berupa pembangunan dan rehabilitasi fasilitas umum, peningkatan jalan lingkungan, perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat, pembangunan saluran air, lampu penerangan jalan, fasilitas olahraga, serta sarana penunjang kegiatan sosial kemasyarakatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal.
Di bidang sosial, masyarakat juga menyampaikan harapan agar program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah dapat ditingkatkan. Menurut warga, masih terdapat sejumlah keluarga kurang mampu yang hingga kini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, seperti atap bocor, dinding lapuk, lantai tanah, serta konstruksi bangunan yang sudah tidak layak dihuni. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat menambah kuota bantuan bedah rumah, khususnya bagi warga kurang mampu di Kecamatan Tanjung Batu sehingga mereka dapat menikmati hunian yang lebih aman, sehat, dan layak.
Warga juga mengusulkan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kecamatan Tanjung Batu, sehingga setiap desa maupun kelurahan memperoleh kesempatan yang sama dalam mendapatkan program pembangunan infrastruktur maupun bantuan sosial yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H.M. Ilyas Panji Alam menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Ia menjelaskan bahwa reses merupakan sarana bagi anggota legislatif untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat sehingga program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi perhatian kami. Permasalahan drainase, kebutuhan sarana dan prasarana desa, hingga bantuan rumah tidak layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diperjuangkan. Saya akan membawa seluruh usulan ini ke tingkat provinsi untuk dibahas bersama pemerintah daerah sesuai mekanisme dan skala prioritas pembangunan,” ujar Ilyas Panji Alam.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, merawat fasilitas umum yang telah dibangun, serta terus berpartisipasi aktif dalam menyampaikan aspirasi secara konstruktif. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan DPRD menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Ogan Ilir, khususnya Kecamatan Tanjung Batu.
Melalui kegiatan reses tersebut diharapkan berbagai aspirasi masyarakat dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan pemerintah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan warga di Kecamatan Tanjung Batu. (Adv)
















