Advetorial

Reses DPRD Sumsel di Tanjung Atap Barat, H.M. Ilyas Panji Serap Aspirasi Masyarakat Minta Jalan, Drainase, dan PJU Jadi Prioritas

×

Reses DPRD Sumsel di Tanjung Atap Barat, H.M. Ilyas Panji Serap Aspirasi Masyarakat Minta Jalan, Drainase, dan PJU Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Jurnal10.com, Ogan Ilir – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) III, H.M. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM, MH, kembali melaksanakan kegiatan Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026. Kali ini, reses berlangsung di Desa Tanjung Atap Barat dengan dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum perempuan, serta ratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi.

Kegiatan reses menjadi wadah bagi masyarakat untuk berdialog secara langsung dengan wakil rakyat di tingkat provinsi. Berbagai persoalan yang selama ini dihadapi warga disampaikan secara terbuka, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Dalam dialog tersebut, masyarakat mengusulkan agar dilakukan penimbunan dan pengerasan jalan pada sejumlah ruas jalan lingkungan yang hingga kini masih berupa jalan tanah. Saat musim hujan, kondisi jalan menjadi berlumpur, licin, dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat menuju kebun, sawah, sekolah, maupun fasilitas kesehatan, tetapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.

Selain itu, warga juga mengusulkan pengaspalan jalan lintas desa yang menghubungkan Desa Tanjung Atap Barat dengan desa-desa di sekitarnya. Menurut masyarakat, akses jalan tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari digunakan untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mobilitas antarwilayah. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat berharap aktivitas perekonomian desa dapat meningkat, biaya transportasi menjadi lebih ringan, serta mempercepat akses pelayanan publik.

Aspirasi lain yang mendapat perhatian besar adalah normalisasi siring atau drainase di sejumlah titik permukiman. Warga menjelaskan bahwa saluran drainase yang mengalami pendangkalan, penyumbatan, dan kerusakan sering menyebabkan genangan air ketika hujan deras. Bahkan di beberapa lokasi, air meluap hingga memasuki pekarangan dan rumah warga. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan normalisasi, pelebaran, serta perbaikan drainase agar aliran air menjadi lancar dan mampu meminimalisasi risiko banjir maupun kerusakan jalan.

Tidak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 10 titik yang akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, seperti jalan utama desa, kawasan permukiman, persimpangan jalan, fasilitas umum, dan area yang selama ini minim penerangan. Warga menilai keberadaan lampu jalan sangat penting untuk meningkatkan keamanan lingkungan, mengurangi potensi tindak kriminalitas, mencegah kecelakaan lalu lintas pada malam hari, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang masih beraktivitas setelah matahari terbenam.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H.M. Ilyas Panji Alam menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat telah dicatat sebagai bahan pokok dalam laporan hasil reses dan akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sesuai kewenangan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang layak, sistem drainase yang baik, serta penerangan jalan yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga keamanan lingkungan.

“Reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan, tetapi menjadi sarana untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal dan perjuangkan agar dapat menjadi prioritas pembangunan daerah sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Saya berharap seluruh usulan ini dapat direalisasikan secara bertahap sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Tanjung Atap Barat,” ujar H.M. Ilyas Panji Alam.

Melalui kegiatan reses ini, Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut akan dihimpun sebagai pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan untuk selanjutnya diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan bersama pemerintah daerah. Diharapkan berbagai usulan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat Desa Tanjung Atap Barat. (Adv)