JURNAL10.COM, OKU Selatan – Kegiatan Reses Masa Sidang VI Tahap II Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten OKU dan Kabupaten OKU Selatan di Desa Kiwis Raya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di wilayahnya.
Reses yang merupakan bagian dari agenda DPRD Provinsi Sumsel pada 3–10 Juli 2026 itu dipimpin Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, S.E., M.M., didampingi Koordinator Reses Sri Mulyadi, S.E., M.Si., bersama anggota DPRD Dapil V, yakni Andri Fitriansyah, S.T., M.M., Hj. Isyana Lonitasari, S.H., At Thahirah Putri Lestari, S.E., Mirza Gumay, S.IP., dan Fathan Qoribi, S.T.
Turut hadir Kepala Desa Kiwis Raya Sartono, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, kelompok seni, serta ratusan warga yang antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Dalam forum dialog, masyarakat mengusulkan berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari peningkatan jalan desa dan jalan penghubung, pembangunan jembatan, penanggulangan longsor, normalisasi sungai yang kerap menyebabkan banjir, pembangunan jalan usaha tani, hingga perluasan jaringan listrik dan pembangunan tower telekomunikasi di wilayah yang masih sulit memperoleh sinyal.
Tak hanya itu, warga juga meminta pembangunan polindes, kantor desa, penerangan jalan, serta bantuan kursi roda bagi warga yang mengalami sakit menahun.
Aspirasi lain yang turut mengemuka adalah dukungan terhadap pelestarian seni budaya dan kegiatan keagamaan. Karang Taruna Grup Rudat Al-Barokah mengusulkan bantuan seragam dan perlengkapan hadrah, sedangkan Sanggar Seni Krisna Muda berharap adanya bantuan kostum tari, alat musik tradisional, serta satu set alat musik Talo Balak untuk menunjang pembinaan generasi muda.
Koordinator Reses DPRD Sumsel Dapil V, Sri Mulyadi, mengatakan seluruh aspirasi masyarakat telah dihimpun dan akan menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
“Reses merupakan bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah agar dapat direalisasikan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran,” ujarnya.
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menegaskan pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di banyak wilayah pedesaan, termasuk Desa Kiwis Raya.
“Kami menerima seluruh aspirasi masyarakat, baik terkait jalan, jembatan, listrik, telekomunikasi, penanganan banjir maupun longsor. Semua akan kami kawal agar dapat menjadi prioritas pembangunan secara bertahap. Selain itu, kami juga mendukung usulan di bidang seni budaya dan keagamaan karena pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan sumber daya manusianya,” katanya.
Sementara itu, Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., menyampaikan bahwa hasil reses DPRD Provinsi Sumatera Selatan akan menjadi masukan penting dalam menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
“Reses menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung. Pemerintah Kabupaten OKU Selatan menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan warga Desa Kiwis Raya. Kami siap memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sumatera Selatan agar program-program prioritas, terutama pembangunan infrastruktur, penanganan bencana, peningkatan pelayanan dasar, hingga pelestarian seni dan budaya dapat diwujudkan secara bertahap sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Abusama.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan DPRD menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah OKU Selatan.
“Kami berharap seluruh usulan masyarakat tidak berhenti pada forum reses saja, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten OKU Selatan akan terus bersinergi demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)
















