Advetorial

DP3A Sumsel Monitoring TPA Islam Permata Hati, Pastikan Pengasuhan Anak Berjalan Berkualitas

×

DP3A Sumsel Monitoring TPA Islam Permata Hati, Pastikan Pengasuhan Anak Berjalan Berkualitas

Sebarkan artikel ini

JURNAL10.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumsel terus memperkuat pengawasan terhadap lembaga pengasuhan anak demi memastikan terpenuhinya hak-hak anak sejak usia dini.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan pengawasan yang dilakukan di TPA Islam Permata Hati, Komplek Suka Bakti, Palembang, Kamis (30/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala DPPPA Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Zaki Aslam, S.IP., M.Si., didampingi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Pemberdayaan Perempuan Dra. Lesty Nurainy, Apt., M.Kes., bersama Dinas Pendidikan Kota Palembang, DPPPA Kota Palembang, serta tim terkait lainnya.

Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau secara langsung kondisi lingkungan penitipan anak, sistem pengasuhan, fasilitas belajar dan bermain, hingga pola interaksi antara pengasuh dengan anak-anak.

Muhammad Zaki Aslam mengatakan, monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan pemerintah agar setiap tempat penitipan anak atau daycare mampu memberikan layanan pengasuhan dan pendidikan yang aman, nyaman, serta berkualitas.

Menurutnya, keberadaan TPA memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama bagi orang tua yang bekerja dan membutuhkan tempat penitipan dengan standar pengasuhan yang baik.

“Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan bahwa setiap daycare benar-benar menjalankan fungsi pengasuhan dan pendidikan secara optimal, sehingga anak-anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang baik, aman, sehat, dan menyenangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas pengasuhan pada usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak ke depan.

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan standar layanan pada lembaga penitipan anak, baik dari sisi tenaga pengasuh, fasilitas, maupun pola pendidikan yang diterapkan.

Sementara itu, tim monitoring juga memberikan sejumlah masukan dan pembinaan terkait aspek keamanan anak, kebersihan lingkungan, pola pembelajaran, serta pentingnya pemenuhan hak anak dalam proses pengasuhan sehari-hari.

Kegiatan monitoring berlangsung interaktif dengan melibatkan pengelola TPA, tenaga pendidik, dan pengasuh anak. Pemerintah berharap, melalui pengawasan dan pembinaan berkelanjutan, lembaga penitipan anak di Sumatera Selatan dapat semakin profesional serta mampu menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.